Selasa, 25 Oktober 2016

Hari ini untuk hari esok

Hari Ini Untuk Hari Esok

@By Komiruddin Imron

Jika kakimu tak kuat berdiri di depan Allah lima kali sehari di dunia, maka dapat dipastikan bahwa enggkau tak akan kuat berdiri di hadapan-Nya kelak di hari yang tak kan bergeser kedua kaki hingga diajukan beberapa pertanyaan.

Jika perutmu tak kuat menahan lapar dan haus di siang hari selama sebulan dalam setahun,  maka dapat dipastikan bahwa engkau tak akan kuat menahan lapar dan dahaga kelak di hari yang tak ada makanan dan minuman.

Jika engkau tak sanggup membelanjakan sebagian hartamu di jalan Allah,  maka ketahuilah sebanyak apapun hartamu di dunia tak akan sanggup menolongmu di hari yang tak bermanfaat lagi harta dan kekayaan. 

Jika dirimu tak sanggup berlama lama berdiam dan bernaung di masjid, maka dapat dipastikan  bahwa engkau tidak akan kuat berlama lama di hari yang tak ada naungan kecuali naungan Ar-Rahman

Hari ini kita berdiri shalat,  menahan haus dan lapar karena puasa, berbagi Harta zakat dan infaq dan berlelah lelah melangkah ke masjid untuk persiapan kelak di hari kemudian.

Ya, hari di mana kita akan berdiri berabad abad  dibawah terik  matahari menunggu hisab dan perhitungan. Tak ada makanan dan minuman,  tak ada yang menaungi baik pohon atau awan,  Dan tak ada harta untuk menebus diri dari kesulitan.

Natar,  23/10/2016.

Jangan menunggu

_Semoga bermanfaat..._

*_Ini lah 13 kata “JANGAN MENUNGGU ..... ” yang perlu kita hindar-i:_*  

🎃 *1. Jangan menunggu bahagia, baru tersenyum, tapi ter-senyum-lah maka kamu akan bahagia.*
                                    
🎃 *2. Jangan menunggu kaya baru ber-sedekah, tapi ber-sedekah-lah, maka kamu akan  semakin kaya.*
                            
🎃 *3. Jangan menunggu ter-motivasi baru ber-gerak, tapi bergerak lah, maka kamu akan ter-motivasi.*
                                 
🌻 *4. Jangan menunggu di-peduli-kan orang baru kamu peduli, tapi peduli-lah dengan orang lain, maka kamu akan di-peduli-kan.*
                               
🎃 *5. Jangan menunggu orang me-mahami kamu, baru kamu memahami dia, tapi fahami-lah orang itu, maka orang itu akan me-mahami-mu.*
                          
🎃 *6. Jangan menunggu ter-inspirasi baru menulis, tapi menulis-lah dulu, maka inspirasi akan hadir dalam tulisan mu.*
            
🎃 *7. Jangan menunggu proyek, baru bekerja, tapi bekerja-lah dulu, maka proyek akan menunggu mu.*

🎃 *8. Jangan menunggu di-cintai baru men-cinta-i, tapi belajar-lah men-cinta-i, maka kamu akan di-cinta-i.*
                                      
🎃 *9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hidup-lah dengan tenang, maka percayalah ..... bukan sekadar uang yang datang tapi juga rizki yang lain nya.*
                                    
🎃 *10. Jangan menunggu contoh, baru bergerak mengikuti, tapi ber-gerak-lah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.*

🎃 *11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi ber-syukur-lah, maka Anda akan bertambah sukses.*

🎃 *12. Jangan menunggu bisa, baru melakukan, tapi lakukan-lah, maka kamu pasti bisa.*
            
🎃 *13. Jangan menunggu waktu luang untuk beribadah, tapi luangkan lah waktu untuk ber-ibadah.*

Yang Membuat Alloh senang

*JANGAN BANGGA DENGAN BANYAK SHALAT, PUASA DAN ZIKIR KARENA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG!*🙃😇😱

MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH  SENANG?

Nabi Musa : Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah.
Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?

Allah : Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.

Dzikir ? Dzikirmu itu membuat hatimu menjadi tenang.

Puasa ? Puasamu itu melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu.

Nabi Musa : Lalu apa ibadahku yang membuat hatiMu senang Ya Allah ?

*Allah :*
*SEDEKAH, INFAQ dan ZAKAT serta AHLAQUL KARIMAHmu.*
*_Itulah yang membuat Aku senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, Aku hadir disampingnya. Dan Aku akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262)_*

Nah, bila kita sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu..... maka itu tandanya kita hanya mencintai diri sendiri, bukan Allah.

Tapi, bila kau berbuat dan berkorban untuk orang lain serta melunakkan hati kita kepada orang lain maka itu tandanya kita mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya.
Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia

Semoga bermanfaat...
Aamiin..... 😊
Wallahu a'lam...🙏

Syafaat dari Teman di Hari Kiamat

❤� *BERTEMAN DENGAN MUKMIN YANG BAIK, MENJADI SYAFAAT  DI  HARI KIAMAT.* ❤

Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dalam hadis yang panjang, Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bersabda tentang syafaat di hari kiamat,

حتى إذا خلص المؤمنون من النار، فوالذي نفسي بيده، ما منكم من أحد بأشد مناشدة لله في استقصاء الحق من المؤمنين لله يوم القيامة لإخوانهم الذين في النار، يقولون: ربنا كانوا يصومون معنا ويصلون ويحجون، فيقال لهم: أخرجوا من عرفتم، فتحرم صورهم على النار، فيخرجون خلقا كثيرا قد أخذت النار إلى نصف ساقيه، وإلى ركبتيه، ثم يقولون: ربنا ما بقي فيها أحد ممن أمرتنا به، فيقول: ارجعوا فمن وجدتم في قلبه مثقال دينار من خير فأخرجوه، فيخرجون خلقا كثيرا، ثم يقولون: ربنا لم نذر فيها أحدا ممن أمرتنا…

*_"Setelah orang-orang mukmin itu dibebaskan dari neraka, demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat. Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji._*

*_Dijawab: ”Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka._*

*_Para mukminin inipun mengeluarkan banyak saudaranya yang telah dibakar di neraka, ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya._*

*_Kemudian orang mukmin itu lapor kepada Allah, ”Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk dientaskan dari neraka, sudah tidak tersisa.”_*

*_Allah berfirman, ”Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat dinar.”_*

*_Maka dikeluarkanlah orang mukmin banyak sekali yang disiksa di neraka. Kemudian mereka melapor, ”Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorangpun orang yang Engkau perintahkan untuk dientas…”_* (HR. Muslim no. 183).

Memahami hadis ini, Imam Hasan al-Bashri _Rahimahullah_ menasehatkan,

استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة

*_”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.”_*

Imam Ibnul Jauzi _Rahimahullah_ menasehatkan kepada teman-temannya,

إن لم تجدوني في الجنة بينكم فاسألوا عني وقولوا : يا ربنا عبدك فلان كان يذكرنا بك

*_”Jika kalian tidak menemukan aku di surga, maka tanyakanlah tentang aku kepada Allah. Ucapkan: ’Wahai Tuhan kami, hambaMu fulan, dulu dia pernah mengingatkan kami untuk mengingat Engkau.”_*

Kemudian beliau menangis.

👀 *LIHATLAH SEJENAK HUBUNGAN PERTEMANAN KALIAN*. 👥

```Saudaraku, Renungilah sejenak pesan ini… ```

```Apakah engkau memiliki banyak sahabat..?

Banyak pertemanan..?

Berapakah jumlah yang engkau miliki..? 
5 orang..?
20 orang..?
30 orang..?
Atau 100 orang..?
Atau bahkan hingga lebih 1000 orang..?```


```Saudaraku sebanyak apapun teman yang engkau miliki, atau yang engkau akrab dengan mereka, tetapi``` *JIKA* : 

🔴 *Tidak ada satupun yang mengajakmu dalam kebaikan.*

🔴 *Tidak satupun yang mengajakmu serta mengingatkanmu "hijrah" kearah yang lebih baik.*

🔴 *Tidak satupun yang mengajakmu mengenal sunnah-sunnah Nabi shalallahu alaihi wasallam yang disampaikan dalam riwayat hadits-hadits shohihnya*.

🔴 *Tidak satupun yang mengajakmu berangkat ke kajian untuk menuntut ilmu agama.*

🔴 *Tidak satupun mengingatkanmu untuk menunaikan sholat.*

🔴 *Bahkan tidak satupun yang mengajakmu ingat kepada Allah.*



📌 ```Jika benar demikian, ketahuilah wahai saudaraku bahwa persahabatan kalian sebenarnya dalam kondisi yang tidak baik, meskipun kalian memandangnya baik (baik itu dengan alasan hobi, kesenangan dan lainnya), karena persahabatan tersebut hakikatnya hanya akan menjadikan permusuhan bagi kalian di hari kiamat!```
 
🍃 Allah berfirman :

اَلْاَخِلَّاۤءُ يَوْمَئِذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ

_"Teman-teman karib pada hari itu (kiamat) nanti saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa."_ (Qs. Az-Zukhruf 67)

👤 ```Ibnu Katsir rahimahullah berkata : 
"Bahwa setiap persahabatan yang dilandasi cinta karena selain Allah, maka pada hari kiamat nanti akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan. Kecuali persahabatannya dilandasi cinta karena Allah, inilah yang kekal selamanya." (Tafsir Ibnu Katsir)```


```Maka jika hubungan persahabatan yang tidak didasari oleh niat cinta karena Allah, dimana didalamnya tidak ada saling menasehati karna Allah, tidak ada saling mengajak hijrah kembali dijalan Allah.. maka kelak pada hari kiamat nanti hal itu hanya akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan.
Karena yang hanya akan kekal sampai hari kiamat kelak adalah persahabatan yang dimana isinya saling menasehati, saling mengingatkan dalam ketakwaan dan saling mengajak kembali ke jalan Allah. Dan itulah persahabatan yang tidak pernah akan ada kerugian didalamnya..```

🍃 Allah berfirman :

وَالْعَصْرِ (١) اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ (٢) اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ(٣)

_"(1) Demi masa. (2) Sungguh, manusia berada dalam kerugian, (3) KECUALI orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."_ (Qs. Al-'Asr 1-3)


🍃 Saudaraku, mari segera kita perbaiki lingkungan pertemanan kita, carilah lingkungan yang baik (yang sholih dan sholihah).. 
✔️ Yang selalu mengingatkanmu dan saling menasihati dijalan Allah..
✔️ Yang berani menegurmu jika engkau salah..
✔️ Yang berani mengajakmu untuk menuntut ilmu agama..
✔️ Yang berani 'nge-tag' berisi postingan-postingan yang bermanfaat bagi agamamu..
✔️ Bahkan yang berani share tentang peringatan-peringatan yang berisi kebaikan untuk mengajakmu kembali kejalanNya..
✔️ Dan yang tidak bosan menegurmu agar senantiasa memperbaiki diri agar lebih baik..

*_Persahabatan yang sedikit tetapi peduli akan akhiratmu itu amat jauh lebih baik dibandingkan persahabatan yang banyak jumlahnya tetapi tidak ada yang mempedulikan akhiratmu_*.


👤 ```Imam Syafi'i berkata :
“Jika engkau punya teman (yang selalu membantumu dalam ketaatan kepada Allah) maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau melepaskannya. Karena mencari 'teman baik' itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali.”```

Ingatlah saudaraku..!
*"Biasakanlah mengikuti hal yang benar (dalam mensikapi), bukan membenarkan apa yang biasa dilakukan."*

_______________________________

✍ Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن)

Selasa, 17 Maret 2015

Bersyukur


3 Jurus Agar Tidak Dibenci Allah
By Muhammad Sholih
Sedekah Quran untuk orang tua
Aku mempunyai mobil Lamborghini Aventador berwarna emas, hebat kan?

Aku dong. Aku punya Chevrolet Camaro Bumblebee berwarna kuning. Mobil yang mirip dengan mobil dalam film Transformers. Harganya Rp1,9 miliar. Camaro SS ku bermodalkan mesin V8 dengan kapasitas mesin 6,2 liter. Hebat kan?

Aku mempunyai tiga apartemen di bilangan Sudirman, keren kan?

Aku…aku punya rumah mewah di Pondok Indah, tetanggaku banyak artis. Kayak Ahmad Dhani.

Begitulah ucapan-ucapan dari orang yang merasa memiliki segala. Hasil dari jerih payah sendiri. Sahabat, jangan menganggap semua itu milik kita dan hasil jerih payah kita sendiri. Allah paling tidak suka manusia yang sombong seperti ini. Mungkin inilah salah satu sebab Anda sedang ditimpa kemalangan saat ini. Bertubi-tubi, silih berganti.

Di saat seperti inilah Anda harus introspeksi diri. Apakah Anda telah bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh-Nya? Apakah Anda sudah lalai dari kewajiban-kewajiban Anda sebagai seorang muslim? Apakah Anda sudah begitu lupa diri?

“Saya akui memang kadang-kadang saya lalai kalau sedang berada di atas, kadang-kadang saya lupa kalau diri ini sedang bahagia, sampai kadang-kadang banyak kewajiban saya sebagai muslim telah saya tinggalkan. Maafkan saya yang lalai ini, ya Allah”

Alhamdullilah…berterimakasihlah kepada Allah yang telah menunjuki Anda rahmat ini. Tahu tidak? Jika Anda di dalam hati mengucapkan kalimat di atas, insyaallah, Allah akan mengampuni Anda dan memberi pahala yang besar sekali.

Lalu sekarang, bagaimana caranya kita bersyukur? Anda bisa melakukannya dengan bermacam-macam cara:

Berterima Kasih Langsung
Perwujudan rasa syukur yang paling sederhana adalah beterima kasih langsung kepada Allah Yang Maha Pemurah. Ucapkanlah Alhamdulillah atau sujud syukur setiap kali Anda mengalami kebahagiaan atau kesenangan.

Tingkatkan Takwa
Bersyukur juga bisa dilakukan dengan cara ibadah dan takwa, yaitu melakukan segala yang diperintahkan kepada Anda (seperti shalat, puasa, dan sebagainya) dan meninggalkan segala larangan-Nya.

Bersedekah
Berikanlah kelebihan kebahagiaan yang Anda miliki kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Sesungguhnya semua rezeki yang diberikan kepada kita hanyalah titipan dari-Nya.

Yang kedua, Allah ingin menguji ketaatan hambaNya. Allah ingin menguji bagaimana kita bisa “survive under pressure” atau bagaimana kita bisa selamat dalam tekanan yang begitu berat. Seperti dikatakan di atas, musibah paling berat dirasakan apabila kita sedang dalam kondisi bahagia. Nah, mungkin di sinilah Allah ingin melihat bagaimana sikap kita jika diberi ujian.

“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah ujian (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. At Taghaabun : 15)

Dalam setiap ujian, tentunya Anda ingin lulus bukan? Apalagi jika lulusnya dengan nilai yang baik, siapa yang tidak ingin begitu? Maka dari itu, anggaplah semua ini adalah “ujian mendadak” yang memang sudah disiapkan oleh Allah kepada kita. jika kita sebelumnya sudah belajar untuk menghadapi ujian mendadak itu, tentulah hati kita tidak akan kaget bila tiba-tiba nanti Allah menguji kita.

Baik, sekarang ujiannya sudah diberikan, dan saya sedang menjalaninya. Tapi masalahnya saya belum belajar sehingga sekarang saat ditimpa musibah saya kaget sehingga saya tidak bisa mengatasinya dengan baik, rasanya berat sekali, dan saya seakan-akan tidak bisa berbuat apa-apa.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekuarangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi raajiuun’ (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya jualah kami kembali.) mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Q.S Al Baqarah: 155-157)

Memang kita akui, sangat berat menjalani suatu ujian yang ditimpakan saat kita sedang bahagia. Itu butuh waktu, tidak bisa hilang begitu saja. Iman Anda perlu ditambah, sikap Anda perlu diperbaiki, Anda perlu dukungan banyak dari mana saja.  Wallahua’lam (pm)


Bersyukur


3 Jurus Agar Tidak Dibenci Allah
By Muhammad Sholih
Sedekah Quran untuk orang tua
Aku mempunyai mobil Lamborghini Aventador berwarna emas, hebat kan?

Aku dong. Aku punya Chevrolet Camaro Bumblebee berwarna kuning. Mobil yang mirip dengan mobil dalam film Transformers. Harganya Rp1,9 miliar. Camaro SS ku bermodalkan mesin V8 dengan kapasitas mesin 6,2 liter. Hebat kan?

Aku mempunyai tiga apartemen di bilangan Sudirman, keren kan?

Aku…aku punya rumah mewah di Pondok Indah, tetanggaku banyak artis. Kayak Ahmad Dhani.

Begitulah ucapan-ucapan dari orang yang merasa memiliki segala. Hasil dari jerih payah sendiri. Sahabat, jangan menganggap semua itu milik kita dan hasil jerih payah kita sendiri. Allah paling tidak suka manusia yang sombong seperti ini. Mungkin inilah salah satu sebab Anda sedang ditimpa kemalangan saat ini. Bertubi-tubi, silih berganti.

Di saat seperti inilah Anda harus introspeksi diri. Apakah Anda telah bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh-Nya? Apakah Anda sudah lalai dari kewajiban-kewajiban Anda sebagai seorang muslim? Apakah Anda sudah begitu lupa diri?

“Saya akui memang kadang-kadang saya lalai kalau sedang berada di atas, kadang-kadang saya lupa kalau diri ini sedang bahagia, sampai kadang-kadang banyak kewajiban saya sebagai muslim telah saya tinggalkan. Maafkan saya yang lalai ini, ya Allah”

Alhamdullilah…berterimakasihlah kepada Allah yang telah menunjuki Anda rahmat ini. Tahu tidak? Jika Anda di dalam hati mengucapkan kalimat di atas, insyaallah, Allah akan mengampuni Anda dan memberi pahala yang besar sekali.

Lalu sekarang, bagaimana caranya kita bersyukur? Anda bisa melakukannya dengan bermacam-macam cara:

Berterima Kasih Langsung
Perwujudan rasa syukur yang paling sederhana adalah beterima kasih langsung kepada Allah Yang Maha Pemurah. Ucapkanlah Alhamdulillah atau sujud syukur setiap kali Anda mengalami kebahagiaan atau kesenangan.

Tingkatkan Takwa
Bersyukur juga bisa dilakukan dengan cara ibadah dan takwa, yaitu melakukan segala yang diperintahkan kepada Anda (seperti shalat, puasa, dan sebagainya) dan meninggalkan segala larangan-Nya.

Bersedekah
Berikanlah kelebihan kebahagiaan yang Anda miliki kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Sesungguhnya semua rezeki yang diberikan kepada kita hanyalah titipan dari-Nya.

Yang kedua, Allah ingin menguji ketaatan hambaNya. Allah ingin menguji bagaimana kita bisa “survive under pressure” atau bagaimana kita bisa selamat dalam tekanan yang begitu berat. Seperti dikatakan di atas, musibah paling berat dirasakan apabila kita sedang dalam kondisi bahagia. Nah, mungkin di sinilah Allah ingin melihat bagaimana sikap kita jika diberi ujian.

“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah ujian (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. At Taghaabun : 15)

Dalam setiap ujian, tentunya Anda ingin lulus bukan? Apalagi jika lulusnya dengan nilai yang baik, siapa yang tidak ingin begitu? Maka dari itu, anggaplah semua ini adalah “ujian mendadak” yang memang sudah disiapkan oleh Allah kepada kita. jika kita sebelumnya sudah belajar untuk menghadapi ujian mendadak itu, tentulah hati kita tidak akan kaget bila tiba-tiba nanti Allah menguji kita.

Baik, sekarang ujiannya sudah diberikan, dan saya sedang menjalaninya. Tapi masalahnya saya belum belajar sehingga sekarang saat ditimpa musibah saya kaget sehingga saya tidak bisa mengatasinya dengan baik, rasanya berat sekali, dan saya seakan-akan tidak bisa berbuat apa-apa.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekuarangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi raajiuun’ (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya jualah kami kembali.) mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Q.S Al Baqarah: 155-157)

Memang kita akui, sangat berat menjalani suatu ujian yang ditimpakan saat kita sedang bahagia. Itu butuh waktu, tidak bisa hilang begitu saja. Iman Anda perlu ditambah, sikap Anda perlu diperbaiki, Anda perlu dukungan banyak dari mana saja.  Wallahua’lam (pm)


Minggu, 01 Maret 2015

Bahagia Bersama Quran

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

ان الحمد لله نحمده ونستعينه ونستهديه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فهو المهتد ومن يضلل فلن تجد له وليا مرشدا..

ﻭ ﺃﺷﻬﺪ ﺃﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻻ ﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ ؛ ﻟﻪ ﺍﻟﻤﻠﻚ ﻭ ﻟﻪ ﺍﻟﺤﻤﺪ ، ﻳﺤﻴﻰ ﻭ ﻳﻤﻴﺖ ﻭ ﻫﻮ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﺷﺊ ﻗﺪﻳﺮ ﻭ ﺇﻟﻴﻪ ﺍﻟﻤﺮﺟﻊ ﻭ ﺍﻟﻤﺼﻴﺮ ..

ﻭﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻣﺤﻤﺪﺍ ﻋﺒﺪﻩ ﻭ ﺭﺳﻮﻟﻪ ، ﺑﻠﻎ ﺍﻟﺮﺳﺎﻟﺔ ﻭ ﺃﺩﻯ ﺍﻷﻣﺎﻧﺔ ، ﻭ ﻧﺼﺢ ﺍﻷﻣﺔ ﻭ ﻛﺸﻒ ﺍﻟﻐﻤﺔ ، ﻭ ﺟﺎﻫﺪ ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞ ﺭﺑﻪ ﺣﺘﻰ ﺃﺗﺎﻩ ﺍﻟﻴﻘﻴﻦ ..

أما بعد...
[20:10 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: Ikhwaty fillah... Rohimany wa RohimakumuLlah....

Bahagia...

Lagi-lagi kata ini menjadi tema yang sangat menarik untuk kita bahas dan sama-sama kita pelajari, apa dan bagaimana cara mendapatkannya.



Bahagia...

Tak kenal usia dan rupa, tak juga memandang strata dan kasta, semua orang pasti ingin dan mau hidupnya penuh dengan kebahagiaan. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkannya?

Di antara manusia itu (khususnya seorang muslim), sibuk mencari kebahagiaan semu yang tak bertepi dan berujung, seolah pandangan fatamorgana, terlihat basah dan menyenangkan, namun ketika sudah dekat, ia hanyalah kekeringan dan juga bayangan tanpa kesenangan.


[20:18 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: Ikhwaty fillah... Rohimany wa RohimakumuLlah....

Allah mengibaratkan mereka dengan penghuni kubur, dimana kita tahu bahwa yang dinamakan kubur adalah sesuatu yang sempit dan gelap, pengap serta tersekat, begitulah keadaan orang-orang yang tidak mau mendengarkan ayat-ayat Allah.

Orang yang hatinya telah mati pada hakikatnya berada dalam kesempitan serta kegelapan, maka ia tidak akan lagi mampu membedakan antara kebenaran dan kebatilan, kebahagiaan atau kesengsaraan.

Hatinya tidak lagi peka terhadap perintah serta seruan Allah dan Rasul-Nya, setiap kebaikan yang dihadapkan kepadanya tidak akan pernah membekas sedikit pun di dalamnya, karena,

...وَمَا أَنتَ بِمُسْمِعٍ مَّن فِي الْقُبُور

"...kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar".


[20:18 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: Ikhwaty fillah... 'aazaniyAllahu wa iyyakum...  

Sesungguhnya kebahagiaan hakiki itu adalah kebahagiaan hati, kelapangan serta keluasan hati di dalam menerima segala takdir dan ketentuan Rabbul Izzati.

Kebahagiaan hakiki itu adalah ketika kita mampu menghidupkan hati kita yang sudah mulai terlihat lesu dan hampir mati, berpenyakit dan sudah tak sehat lagi. Inilah kebahagiaan hakiki...

Allah azza wa jalla berfirman di dalam Al Quran surah Fathir ayat 22,

وَمَا يَسْتَوِي الْأَحْيَاءُ وَلَا الْأَمْوَاتُ إِنَّ اللَّهَ يُسْمِعُ مَن يَشَاءُ وَمَا أَنتَ بِمُسْمِعٍ مَّن فِي الْقُبُورِ

"dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar".


[20:18 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: Ibnu Katsir di dalam tafsirnya mengatakan bahwa yang dimaksud dengan "orang-orang yang hidup" adalah orang2 yang beriman, sedangkan "orang-orang yang mati" adalah orang2 kafir.

Ibnul Qayyim Al Jauziyah berkata, "Allah mengibaratkan mereka yang tidak memenuhi seruan Allah & Rasul-Nya sebagai penghuni kubur. Ini merupakan pengibaratan yang sangat indah, karena badan mereka adalah kuburan bagi hati mereka. Hati mereka mati dan terkubur di dalam badan mereka". (Ighotsatul Lahfan)

Allahu Akbar... betapa seharusnya orang-orang yang masih menyisakan sedikit iman di dalam dadanya menangis ketika membaca ayat ini. Dengan sangat indah, Allah membuat permisalan bahwa sebab kematian bagi hati seseorang adalah enggannya orang tersebut mendengarkan seruan dari ayat-ayat Allah.


[20:22 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: Begitu pun juga keadaan rumah yang di dalamnya tidak pernah sama sekali terdengar lantunan ayat-ayat Allah dibacakan, Rasulullah ص bersabda : 

ﻭﺍﻟﺒﻴﺖ ﺍﻟﺬﻱ ﻻ ﻳﻘﺮﺃ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺗﺤﻀﺮﻩ ﺍﻟﺸﻴﺎﻃﻴﻦ ، ﻭﺗﺨﺮﺝ ﻣﻨﻪ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ ، ﻭﻳﻀﻴﻖ ﺑﺄﻫﻠﻪ ﻭﻳﻘﻞ ﺧﻴﺮﻩ.

"Rumah yang tidak dibacakan Al Quran di dalamnya akan dihuni oleh syaitan, ditinggalkan malaikat, penghuninya akan merasa sempit dan sedikit bahkan akan hilang kebaikannya".



Ikhwaty fillah... 'aazaniyAllahu wa iyyakum...  

Perhatikanlah, rumah tersebut akan dihuni oleh setan, di dalamnya akan banyak perselisihan, cekcok, pertengkaran, intimidasi serta berbagai macam KDRT yang sudah sangat mengkhawatirkan perkembangannya.

Rumah yang di dalamnya setan lebih dominan, maka berkah di dalam rumah tersebut akan tercabut, tidak ada ketenangan, kedamaian, serta kebahagiaan di dalamnya.

Para malaikat pun akan pergi meninggalkan rumah tersebut, sehingga penghuninya akan merasakan kesempitan demi kesempitan serta akan hilanglah segala kebaikan di dalamnya... na'udzubillah...

Inilah fenomena yang banyak terjadi di lingkungan keluarga pada hari ini, betapa angka perceraian semakin melambung tinggi, angka kekerasan dalam rumah tangga semakin meningkat, eksploitasi terhadap anak juga tidak pernah menurun, apa sebabnya? KARENA TIDAK PERNAH DIBACAKAN AL QURAN DI DALAMNYA!


[20:24 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: Bacalah Al Quran...!!!

RasuluLlah ﷺ bersabda,

ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﻘﺮﺃ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺗﺤﻀﺮﻩ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜة ﻭﺗﺨﺮﺝ ﻣﻨﻪ ﺍﻟﺸﻴﺎﻃﻴﻦ ﻭﻳﺘﺴﻊ ﺑﺄﻫﻠﻪ ﻭﻳﻜﺜﺮ ﺧﻴﺮﻩ ،

"Rumah yang dibacakan Al Quran di dalamnya akan didatangi oleh para malaikat, ditinggalkan oleh syaithan, penghuninya akan merasa luas dan banyak kebaikan dan keberkahan di dalamnya".

Allahu Akbar...

Pernahkan engkau melihat suasana bahagia seperti ini di dalam rumah kita?

Irilah kepada keluarga yang mampu menjadikan rumahnya sebagai miniatur dari Jannah, di dalamnya hanya ada kedamaian, para penghuninya saling nasehat menasehati di dalam kebaikan, sangat jauh dari cekcok serta kata-kata yang tak menyesakkan. Di dalamnya turut hadir para malaikat yang senantiasa mendoakan pada kebaikan, serta menaungi para penghuninya dengan berbagai ketenangan.

Rumah yang di dalamnya senantiasa dibacakan Al Quran, akan pergi segala keburukan darinya, kesempitan akan digantikan dengan kelapangan, kesedihan tidak akan betah lama di dalamnya karena tercurahnya kebahagiaan, dan kebahagiaan terbesar yang dimilikinya adalah manakala keberkahan Allah turun dan dilimpahkan di dalam rumah tersebut...

Aduhai... tidakkah pemilik telinga mendengarkan berita gembira ini?

Tidakkah pemilik mata mampu melihat kebahagiaan ini?

Belumkah pemilik hati merasa iri dengan segala kehidupan ini?


[20:30 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: Beberapa Keutamaan Al Quran

1⃣ Al Quran sebagai penyembuh dan rahmat

ﻭَﻧُﻨَﺰِّﻝُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻣَﺎ ﻫُﻮَ ﺷِﻔَﺎﺀٌ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔٌ ﻟِﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ

"Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi PENYEMBUH dan RAHMAT bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian." (QS. Al-Isra' : 82) ‏

2⃣ Al Quran sebagai indikator keimanan

اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُتَشَابِهًا مَثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ

"Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang , gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun." (QS. Az-Zumar : 23)


[20:39 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: 3⃣ Al Quran adalah petunjuk serta kabar gembira bagi seorang mukmin

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا

"Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu´min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar," (QS. Al-Isra' : 9)

4⃣ Al Quran adalah sumber pengetahuan

لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ ۗ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَىٰ وَلَٰكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

"Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." (QS. Yusuf : 111)


[20:39 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: ♻Bacalah Al Quran...♻

1⃣ Bacalah Al Quran sampai kita dapati kelezatannya

ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻛَﻤَﺜَﻞِ ﺍﻟْﺄُﺗْﺮُﺟَّﺔِ ﺭِﻳﺤُﻬَﺎ ﻃَﻴِّﺐٌ ﻭَﻃَﻌْﻤُﻬَﺎ ﻃَﻴِّﺐٌ ﻭَﻣَﺜَﻞُ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻟَﺎ ﻳَﻘْﺮَﺃُ
ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻛَﻤَﺜَﻞِ ﺍﻟﺘَّﻤْﺮَﺓِ ﻟَﺎ ﺭِﻳﺢَ ﻟَﻬَﺎ ﻭَﻃَﻌْﻤُﻬَﺎ ﺣُﻠْﻮ { ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ }

RasuluLlah ﷺ bersabda : "Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al Quran adalah seperti buah Utrujah, yang beraroma wangi dan rasanya manis. Sedangkan seorang mukmin yang tidak membaca Al Quran adalah seperti buah tamr, tidak berbau namun rasanya manis." (HR. Muslim)

2⃣ Bacalah Al Quran, karena ia akan memberi.syafa'at kepadamu

ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺑُﻮ ﺃُﻣَﺎﻣَﺔَ ﺍﻟْﺒَﺎﻫِﻠِﻲُّ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻗْﺮَﺀُﻭﺍ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻳَﺄْﺗِﻲ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺷَﻔِﻴﻌًﺎ ﻟِﺄَﺻْﺤَﺎﺑِﻪِ { ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ }

Abu Umamah Al Baahiliy berkata, aku mendengar RasuluLlah ﷺ bersabda, "Bacalah Al Quran, karena sesungguhnya ia (Al Quran) akan datang pada hari kiamat sebagai syafa'at (pemberi pertolongan) bagi pembacanya." (HR. Muslim)

3⃣ Bacalah Al Quran, agar tidak tersesat di dunia dan akhirat

ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ : ﺗﻜﻔﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻤﻦ ﻗﺮﺃ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﻋﻤﻞ ﺑﻪ ﺃﻻ ﻳﻀﻞ ﻓﻲ
ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻻ ﻳﺸﻘﻲ ﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ ﺛﻢ ﺗﻠﻰ ﻗﻮﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ :

ﻓَﻤَﻦِ ﺍﺗَّﺒَﻊَ ﻫُﺪَﺍﻱَ ﻓَﻼ ﻳَﻀِﻞُّ ﻭَﻻ ﻳَﺸْﻘَﻰ * ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﻋْﺮَﺽَ ﻋَﻦْ ﺫِﻛْﺮِﻱ ﻓَﺈِﻥَّ ﻟَﻪُ ﻣَﻌِﻴﺸَﺔً ﺿَﻨْﻜﺎً ﻭَﻧَﺤْﺸُﺮُﻩُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺃَﻋْﻤَﻰ

Berkata Ibnu Abbas radhiAllahu'anhu : "Allah ﷻ akan menjamin kepada siapa yang membaca Al Quran dan mengamalkan isinya, maka Allah ﷻ tidak akan menyesatkannya di dunia serta kelak di akhirat Allah tidak akan mencelakainya", kemudian Ibnu Abbas membaca ayat berikut,

"...lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." (QS. TaHa : 123-124)


[20:40 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: Lalu Bacalah Al Quran... Tidak kan Pernah Kau Merugi!

طه، مَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَىٰ

"Thaahaa. Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah"; (QS. Thaha : 1-2)

Berkata Qatadah ketika menafsirkan ayat ini : "Tidak, demi Allah. Allah tidak menjadikannya (Al Quran) sebagai derita, sebaliknya Dia menjadikannya RAHMAT dan CAHAYA serta penunjuk jalan ke syurga". (Tafsir Ibnu Katsir)

Rasulullah ص bersabda, “Sesungguhnya Allah akan mengangkat suatu kaum dengan kitab ini (Al Quran) dan akan menjatuhkannya dengan kitab ini pula.” (HR. Muslim)

Orang yang menyibukan dirinya dengan Al Quran, membacanya, mempelajari, menelaah serta menghafalnya, akan senantiasa berada di dalam kebaikan, bahkan Rasulullah memuji mereka dengan julukan "khoirun naas", SEBAIK-BAIK MANUSIA.

Pengorbanan orang-orang yang membaca dan mempelajari Al Quran tidak akan pernah merugi, setiap hurufnya diganjari dengan 10 kebaikan, setiap waktunya akan mendapat balasan, segala kesulitan dan kesusahan akan diberikan penyembuhan, hidupnya akan dipenuhi dengan cahaya dan kelapangan, rumahnya akan diliputi berbagai kebahagiaan, berbagai keburukan dan kejelekan pun akan dijauhkan...


[20:42 01/03/2015] ‪+62 899-4080-123‬: ⚠Sungguh, perniagaan dengan Al Quran adalah perniagaan yang tak akan pernah merugi!!!

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَّن تَبُورَ

"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi", (QS. Fatir : 29)

وَ اللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَّاب...

اللهم صلى على نبينا محمد و على آله و اصحابه و سلم...

اخير الدعو انا...

ان الحمد لله رب العلمين...

Team Asaatidz AHQ